Ingin mendirikan PT hanya dalam waktu 2 hari? Dapatkan Sekarang Juga!
Artikel > Badan Usaha > Cara Mendirikan PT Perorangan dengan Mudah
Badan Usaha

Cara Mendirikan PT Perorangan dengan Mudah

Published on 26 Agustus 2021 Bacaan 4 Menit
by Toha

PT Perorangan merupakan badan badan usaha yang peruntukannya khusus bagi pelaku usaha mikro dan kecil saja.

Ringkasan:

Untuk mendirikan PT Perorangan dengan mudah, pelaku usaha harus mempersiapkan data identitas pendiri sekaligus direktur dan pemegang saham PT Perorangan yang telah sesuai, pastikan modal PT Perorangan sesuai dengan kriteria usaha mikro dan kecil, penggunaan KBLI harus tepat, pastikan lokasi usaha yang sesuai peruntukannya, pastikan bidang usaha sesuai dengan penerapan perizinan berusaha berbasis risiko. Untuk pendirian PT Perorangan dalam 7 hari Anda bisa menggunakan layanan Pendirian PT Perorangan. Yang akan Anda dapatkan:

  • ✔PT khusus area Jakarta

  • ✔Virtual Office untuk area Jakarta

  • ✔Termasuk NPWP perusahaan

Hubungi Sales Kami

Tumpang tindih kewenangan dan peraturan dipandang sebagai hambatan dalam memperbaiki iklim investasi dan kemudahan untuk memulai usaha di Indonesia. Untuk mengatasi hambatan tersebut, pemerintah membuat terobosan dengan memberlakukan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“UU Cipta Kerja”) atau yang sering disebut dengan Omnibuslaw.

Salah satu terobosan penting yang dilakukan UU Cipta Kerja adalah mengenalkan badan usaha PT Perorangan. Ini merupakan badan hukum perorangan yang dapat digunakan oleh pelaku usaha yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. Dari status badan hukumnya, tidak ada perbedaan antara PT Perorangan dengan PT Persekutuan Modal, atau yang selanjutnya disebut PT biasa.

Sebelumnya, untuk mendirikan sebuah perusahaan berbentuk PT wajib terdiri dari minimal 2 orang pendiri. Akan tetapi, melalui PT Perorangan, pelaku usaha mikro dan kecil dapat mendirikan PT untuk mengembangkan bisnisnya tanpa perlu repot mencari partner karena PT Perorangan hanya dapat didirikan oleh 1 orang perseorangan saja. Artinya, selama memenuhi syarat maka 1 orang pun sudah bisa mendirikan PT, sebuah perusahaan yang berbadan hukum.

Baca Juga: Badan Hukum PT Membuat Bisnis Lebih Kredibel

Namun perlu dicermati, sesuai Pasal 6 ayat (2) PP No. 8/2021 orang perseorangan yang dapat mendirikan PT Perorangan adalah Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 17 tahun dan cakap untuk melakukan perbuatan hukum. Dengan demikian, PT Perorangan tidak bisa didirikan oleh warga negara asing sebagaimana halnya PT PMA, atau didirikan oleh badan hukum lain seperti PT biasa.

Agar proses pendirian PT Perorangan berjalan lancar, berikut tips dari Easybiz yang bisa digunakan sebagai panduan buat kamu agar dapat mendirikan PT Perorangan dengan mudah, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pastikan Kesesuaian Data Identitas Pendiri

Karena ini PT Perorangan, maka baik pendiri, direktur, pemegang saham dipegang oleh orang yang sama. Satu orang mendirikan dan menjalankan PT Perorangan tersebut. Berbeda dengan proses pendirian PT biasa yang melibatkan lebih dari 1 orang atau badan hukum, untuk PT Perorangan harusnya bisa lebih mudah untuk memastikan data dan identitasnya sudah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Kamu tinggal mencocokkan data identitas yang ada di KTP, KK, dan NPWP untuk memastikan semuanya sinkron dan terbaru. Jangan sampai, misalnya, ada perbedaan alamat yang ada di KTP dan NPWP, atau nama kamu berada di lebih dari satu KK. Jika kamu termasuk orang yang data administrasinya tidak rapi, maka sebaiknya dirapikan terlebih dahulu karena itu bisa menghambat ketika kamu akan mendirikan PT Perorangan dan mengajukan perizinan berusahanya.

Data administrasi menjadi penting karena sejak berlakunya perizinan terintegrasi berbasis elektronik atau yang lebih dikenal dengan Online Single Submission (OSS), sistem perizinan usaha di Indonesia telah saling mengintegrasikan data yang ada di Kementerian/Lembaga terkait. Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan diperiksa validitasnya melalui sistem, begitu juga Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP).

Jika NIK atau KSWP dari pendiri sekaligus direktur dan pemegang saham PT Perorangan dinyatakan tidak valid, maka proses pendirian dan pengajuan perizinan berusahanya akan terkendala. Dengan begitu kamu harus memperbarui dokumen kependudukan atau perpajakan yang kamu punya agar proses dapat dilanjutkan. Waktu jadi terbuang karena proses yang sudah berjalan tidak bisa lanjut.

2. Pastikan Modal PT Perorangan Sesuai dengan Kriteria Usaha Mikro dan Kecil

Kamu sudah mendengar kabar baik ini? Sekarang besaran modal dasar PT ditentukan berdasarkan kesepakatan pendirinya. Namun bukan berarti PT (termasuk PT Perorangan atau PT untuk usaha mikro dan kecil) bisa didirikan tanpa modal sama sekali. Sebab, setelah PT nya didirikan berlaku ketentuan penempatan dan penyetoran penuh 25% dari modal dasar perseroan dan bukti penyetorannya disampaikan secara elektronik ke Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, untuk PT yang melaksanakan kegiatan usaha tertentu, besaran minimum modal dasarnya harus disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan khusus yang mengatur kegiatan usaha itu.

Hal lain yang harus kamu perhatikan, khusus untuk PT Perorangan besaran modalnya harus menyesuaikan dengan kriteria usaha mikro dan kecil yang ada dalam PP No. 7 Tahun 2021. Di situ, skala usaha diatur berdasarkan modal usaha atau penjualan tahunan. Namun, untuk kebutuhan pendirian atau pendaftaran kegiatan usaha, kriteria yang digunakan sebagai acuan adalah modal usaha.

Termasuk usaha mikro jika memiliki modal usaha maksimal Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan maksimal Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Sedangkan usaha kecil ditentukan berdasarkan kepemilikan modal usaha lebih dari Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) hingga maksimal Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) hingga maksimal Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah).

Baca Juga: 6 Poin Penting Yang Bisa Jadi Pertimbangan Untuk Mendirikan PT Perorangan

3. Pastikan Bidang Usaha Sudah Menggunakan KBLI Terbaru

Salah satu hal penting agar kamu bisa mendirikan PT Perorangan dengan mudah adalah kamu wajib memakai kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) terbaru pada maksud dan tujuan yang ada dalam Pernyataan Pendirian PT Perorangan. Hal ini dikarenakan apabila kamu masih menggunakan KBLI lama yang sedangkan sistem AHU dan sistem OSS sudah menggunakan KBLI terbaru, maka proses penarikan data akan mengalami kendala.

Acuan KBLI terbaru adalah Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (Perka BPS No.2/2020). Di Perka BPS No.2/2020 tersebut disebutkan pengelompokkan kegiatan ekonomi ke dalam KBLI sangat penting untuk keseragaman konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha.

4. Pastikan Lokasi Usaha Sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

Pasal 14 ayat (1) UU Cipta Kerja menyatakan bahwa KKPRatau Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang merupakan kesesuaian rencana lokasi kegiatan dan/atau usahanya dengan RDTR. Implikasi dari ketentuan tersebut adalah jika kamu mau mendirikan perusahaan termasuk PT perorangan, maka kamu harus memperhatikan RDTR masing-masing daerah di mana perusahaanmu berada. Misalnya bagi kamu yang akan membuat PT baik PT biasa atau PT perorangan di wilayah Jakarta kamu bisa mengecek di Jakarta1. Kamu bisa masukkan alamat yang akan kamu gunakan untuk tempat usaha. Di situ sudah diatur pembagian wilayah sesuai dengan peruntukannya.

Kode yang diperbolehkan untuk melakukan kegiatan usaha di wilayah Jakarta di antaranya adalah K1, K2, K3, K4, C1. Kalau lokasi yang kamu pilih untuk mendirikan PT di Jakarta ternyata bukan berada di kode yang seharusnya maka kamu harus mencari lokasi yang lain. Karena, setelah urusan pendirian PT Perorangan selesai kamu harus lanjut ke proses perizinan usaha yang diproses melalui sistem Online Single Submission (OSS). Sistem OSS sudah terintegrasi dengan RDTR DKI Jakarta.

Kamu bisa hubungi Easybiz untuk layanan pendirian PT untuk wilayah Jakarta dan seluruh Indonesia. Easybiz memiliki layanan penyewaan Virtual Office dengan harga terjangkau dan fasilitas lengkap yang bisa digunakan untuk syarat lokasi usaha baik untuk PT perorangan atau PT biasa.

5. Pastikan Bidang Usaha Telah Sesuai dengan Perizinan Berbasis Risiko

Setelah PP No.5/2021 berlaku, sistem OSS menggunakan pendekatan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang dilakukan berdasarkan penetapan tingkat Risiko dan peringkat skala kegiatan usaha meliputi UMK-M dan/atau usaha besar. Masing-masing risiko memiliki Perizinan Berusaha yang berbeda, yaitu:

  • Tingkat risiko rendah: Perizinan Berusaha yang digunakan adalah Nomor Induk Berusaha (NIB)

  • Tingkat risiko menengah rendah: Perizinan Berusaha yang digunakan adalah NIB dan Sertifikat Standar berupa pernyataan pelaku usaha untuk memenuhi standar usaha

  • Tingkat risiko menengah tinggi: Perizinan Berusaha yang digunakan adalah NIB dan Sertifikat Standar pelaksanaan kegiatan usaha yang diterbitkan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sesuai kewenangan masing-masing

  • Tingkat risiko tinggi: Perizinan Berusaha yang digunakan adalah NIB dan Izin

Mengingat penentuan tingkat risiko dan peringkat skala kegiatan usaha dengan jenis perizinan berusaha yang digunakan mengacu pada kode KBLI, oleh karena itu pastikan kode KBLI yang tertuang dalam Pernyataan Pendirian sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Bila tidak sesuai, kamu akan diarahkan ke risiko yang tidak sesuai.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan skala peringkat kegiatan usaha yang dapat menjalankan kegiatan usaha pada kode KBLI yang dipilih. Hal ini disebabkan tidak semua kode KBLI dapat digunakan oleh usaha mikro dan kecil. Misalnya Perdagangan Besar Minuman Beralkohol (kode KBLI: 46333), skala peringkat kegiatan usaha pada kode ini hanya terbatas untuk usaha menengah dan usaha besar, dengan begitu kamu tidak dapat menjalankan kegiatan usaha ini dengan menggunakan PT Perorangan.

Rekomendasi:

Untuk pendirian PT Perorangan dalam 7 hari Anda bisa menggunakan layanan Pendirian PT Perorangan. Yang akan Anda dapatkan:

  • ✔PT khusus area Jakarta

  • ✔Virtual Office untuk area Jakarta

  • ✔Termasuk NPWP perusahaan

Hubungi Sales KamiLihat Paket Lainnya
Easybiz sudah dipercaya oleh 2000+ Perusahaan di Indonesia
Tag:
Bagikan artikel ini
Facebook
LinkedIn
Twitter
Whatsapp

Artikel yang Cocok untuk Anda

Badan Usaha
7 Hal Yang Harus Disiapkan untuk Mendirikan PT Perorangan

Pelaku usaha dengan skala mikro dan kecil diberi 2 macam pilihan badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT) untuk mengembangkan bisnisnya, yaitu PT Persekutuan Modal dan Perseroan Perorangan yang selanjutnya disebut PT Perorangan.

09 Agustus 2021Bacaan 4 Menit

Badan Usaha

Membuat PT Perorangan bisa menjadi opsi para pelaku usaha mikro dan kecil untuk mewadahi bisnisnya. Pendirian PT Perorangan atau PT untuk usaha mikro dan kecil memiliki prosedur yang lebih sederhana jika dibandingkan PT biasa.

09 Mei 2021Bacaan 10 Menit

Badan Usaha

PT Perorangan merupakan salah satu jenis PT yang dapat dijadikan kendaraan bagi kegiatan bisnis yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.

07 Maret 2021Bacaan 7 Menit

Easybiz adalah anak perusahaan Hukumonline.com yang menawarkan solusi kemudahan, kenyamanan dan legalitas dalam berbisnis di Indonesia. Kami memberikan layanan pendirian badan usaha dan perizinan untuk UKM dan startup di Indonesia mulai dari proses pendirian PT, domisili, hingga pengurusan izin-izin yang diperlukan untuk memulai usaha.


PT Justika Solusi Indonesia, AD Premier Office Park Lantai 9 Jl. TB Simatupang No. 5 Ragunan, Pasar Minggu Jakarta
📞: 963-963-71-6180

Selama pandemi COVID-19, semua konsultasi dan pengiriman dokumen dilakukan secara online.

WhatsApp Kami Di Sini

Layanan Easybiz

Bantuan dan Panduan

Ikuti Kami

Copyright © 2021 Easybiz | All Rights Reserved