Minggu lalu ketika Easybiz  diminta menjadi narasumber sebuah obrolan dengan format Podcast yang merupakan kerjasama UN Women, UKM Indonesia dan Inspigo salah satu topik yang dibahas terkait pertimbangan pengusaha yang akan memulai bisnisnya adalah menentukan bentuk perusahaan dan izin usaha yang sesuai. Cukup banyak mereka yang akan memulai bisnis malah harus ribet di awal untuk menentukan bentuk usaha apakah sebaiknya PT, atau CV, dan izin apa yang sesuai. Apalagi kalau modal mereka untuk memulai usaha terbatas dan berasal dari kocek sendiri (bootstraping).

Padahal,  untuk mereka yang akan memulai usaha di level mikro dan kecil, ada pilihan bentuk perusahaan dan izin usaha yang sesuai, termasuk budget. Toh nanti mereka bisa mengembangkan bentuk perusahaan dan perizinan seiring berkembangnya bisnis mereka.

Kalau kamu mau punya usaha mikro dan kecil, bisa dimulai dengan bentuk perusahaan perorangan. Di Indonesia dikenal dengan nama Usaha Dagang (UD), atau Perusahaan Dagang (PD). Sebelum masuk bentuk perusahaan perorangan, kita harus paham dulu dengan usaha mikro dan kecil. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008  (“UU 20/2008”) yang dikatakan UMKM adalah sebuah perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah dan kekayaan dan pendapatan tertentu.

Kriteria UMKM dan Usaha Besar berdasarkan Aset dan Omset

Ukuran Usaha Kriteria
Aset Omset
Usaha Mikro Maksimal Rp 50 juta Maksimal Rp 300 juta
Usaha Kecil >Rp 50 juta – Rp 500 juta >Rp300 juta – Rp 2,5 miliar
Usaha Menengah >Rp500 juta – Rp 10 miliar >Rp 2,5 miliar – Rp 50 miliar
Usaha Besar             >Rp 10 miliar                      >Rp 50 miliar

 

Dengan melihat kriteria UMKM diatas, maka seseorang dapat memiliki usaha mikro, kecil, atau menengah. Bagaimana pengaturan dan proses pendirian perusahaan atau usaha perorangan di Indonesia?  Berbeda dengan perusahaan berbentuk badan usaha atau badan hukum yang pengaturannya sudah cukup jelas, untuk usaha peorangan belum ada aturan baik mengenai proses pendirian, persyaratan, ataupun pendaftarannya. Namun, kekosongan hukum ini tidak mengakibatkan perusahaan perorangan atau usaha perorangan tidak atau kurang diakui eksistensinya. Sistem terbaru perizinan usaha yakni Online Single Submission (OSS) memberi kesempatan yang sama untuk perusahaan perorangan, perusahaan berbentuk badan usaha seperti CV, atau perusahaan berbentuk badan hukum seperti PT untuk mendaftarkan dan memproses izin usahanya. Bahkan, BKPM dan beberapa kementerian telah membuat aturan terbaru terkait dengan pengajuan izin usaha IUMK melalui OSS.

Jadi, apa plus minus memiliki bisnis dengan bentuk perusahaan perorangan?

Karena tidak ada pengaturannya, maka tidak ada proses pendirian perusahaan perorangan. Lantas apakah pendirian perusahaan perorangan memerlukan akta notaris?

Yang perlu digarisbawahi, tidak ada keharusan proses pendirian perusahaan perorangan atau usaha perorangan harus melalui akta notaris. Meski demikian, menurut Abdul Kadir Muhammad dalam bukunya “Hukum Perusahaan Indonesia”, bila ada akta notaris maka dapat diketahui bentuk hukum perusahaan dan identitasnya. Berdasarkan pengalaman Easybiz dalam membantu pengurusan izin usaha untuk usaha perorangan, baik melalui OSS atau manual, tidak ada permintaan untuk menunjukkan akta pendirian.

Jadi, terserah kamu bila mau mendirikan perusahaan perorangan akan membuat akta pendirian atau tidak

Selain pendirian prosesnya relatif lebih mudah karena tidak ada keharusan membuat akta pendirian di notaris, keuntungan kalau punya perusahaan perorangan maka seluruh keuntungan perusahaan semua keuntungan akan masuk ke kantong kamu. Tapi, kalau rugi otomatis kamu juga sendirian yang menanggungnya. Kalau mau untung, ya harus siap rugi dong. Ya kan!

Nah, sudah proses pendirian berikutnya adalah izin usahanya. Untuk usaha yang masuk kriteria mikro dan kecil yang pengajuan izin usahanya di OSS dan bentuk perusahaannya adalah perorangan di OSS maka akan memperoleh Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK). Tahapan pengajuan IUMK melalui OSS lebih sedikit dibandingkan bentuk perusahaan atau izin usaha yang lain. Namun, untuk persyaratannya tidak jauh berbeda untuk perusahaan yang berbentuk CV atau perusahaan berbentuk PT. Jadi, punya izin usaha IUMK untuk perusahaan perorangan adalah nilai plus ya. Buat kamu yang sekarang sudah punya usaha perorangan tapi belum punya izin usahanya, pastikan mengurus izin usahanya IUMK-nya ya. Dan otomatis karena proses pengajuan izin usahanya melalui OSS maka kamu akan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berlaku sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir, dan Akses Kepabeanan,

Baca juga: Cara Mendapatkan NIB dan Izin Usaha di OSS Dengan Mudah

Lantas apa minusnya kalau punya perusahaan perorangan?

Otomatis karena kamu pemilik perusahaan satu-satunya maka hidup mati perusahaan dan karyawan (kalau ada) ada di tangan kamu. Harta pribadi akan jadi jaminan kalau ada gangguan atau kerugian di perusahaan. Kamu juga nggak bisa curhat urusan perusahaan dengan partner atau mitra kamu karena kamu yang berkuasa penuh disitu.

Kendala lain bila bentuk perusahaan kamu adalah perorangan adalah kesempatan untuk mengikuti tender di instansi pemerintah akan lebih sulit. Meski memang ada lelang proyek tertentu yang terbuka untuk usaha perorangan namun jumlahnya tidak banyak. Biasanya untuk tender, pihak pemerintah menyaratkan perusahaan berbentuk PT karena dapat diketahui kemampuan permodalannya.

Selain itu, karena masuk ke kriteria UMKM, maka bila perusahaan bentuknya perorangan kalau ingin mendapat fasilitas atau akses permodalan maka nilainya akan lebih sedikit dibandingkan dengan perusahaan berbentuk CV atau perusahaan berbentuk PT.

Last but not least, meski bisnis kamu hanya perorangan misalnya toko kelontong, toko bangunan, atau menjual makanan dan minuman pastikan kamu memiliki izin usaha ya. Seperti telah disampaikan diatas untuk usaha perorangan izin usahanya adalah IUMK dan pengajuannya dapat dilakukan secara online melalui OSS.

Jangan ragu-ragu memulai bisnis dengan usaha perorangan dan izin IUMK.

Artikel ini ditulis oleh Tim Konten Easybiz

Untuk layanan pembuatan IUMK melalui OSS atau perizinan usaha lainnya hubungi Jodi Easybiz di 0812 9966 7071. Kami akan berikan solusi dan harga terbaik untuk legalitas usaha kamu.

Comments are closed.

//]]>