Halaman Detail Artikel

Berapa Modal Pendirian PT untuk Usaha Mikro dan Kecil?

Senin, 19 Januari 2026

Gambar artikel Berapa Modal Pendirian PT untuk Usaha Mikro dan Kecil?

Sebelum memulai usaha, ada beberapa aspek penting yang perlu dipersiapkan yaitu modal dan jenis usaha. Namun seringkali para pelaku usaha terjebak dengan modal yang kecil. Jenis usaha apa yang cocok dengan jumlah modal yang kecil? Dan berapa besar modal yang dibutuhkan untuk mendirikan PT UMKM?

Besaran Modal yang Dibutuhkan untuk Mendirikan PT UMKM

PT UMKM adalah salah satu pilihan apabila Anda memiliki keterbatasan modal namun ingin mendirikan usaha berbentuk PT. Berdasarkan UU Cipta Kerja, diatur bahwa Perseroan Terbatas wajib memiliki modal dasar, namun batasan modal dasar ditentukan berdasarkan keputusan pendiri PT dan harus ditempatkan serta disetor minimal 25% dengan bukti penyetoran yang sah. Ini artinya, dalam mendirikan PT berarti Anda tidak perlu lagi khawatir akan besaran modal yang Anda miliki. 

Sebagai informasi, sebelum adanya UU Cipta Kerja, seperti diatur dalam UU PT, modal dasar minimal PT adalah Rp50 juta rupiah. Adanya modal dasar ini tentu menjadi hambatan untuk UMKM karena angkanya terbilang besar.

Hadirnya UU Cipta Kerja membuat pendirian PT jadi lebih mudah bagi UMKM, Namun, perlu dicatat bahwa untuk melaksanakan kegiatan usaha tertentu, besaran minimum modal dasar tetap harus disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan khusus yang mengatur kegiatan usaha tersebut. Seperti kegiatan usaha mikro dan kecil. 

Adapun pembagian kategori usaha mikro dan kecil, yaitu:

Usaha Mikro 

  • Adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan 

  • Memiliki modal usaha sampai dengan maksimal 1 miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau hasil penjualan tahunan sampai dengan maksimal 2 miliar rupiah 

Usaha Kecil 

  • Adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, baik didirikan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar

  • Usaha kecil memiliki modal usaha lebih dari 1 miliar rupiah sampai dengan maksimal 5 miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau hasil penjualan tahunan lebih dari 2 miliar rupiah sampai dengan maksimal 15 miliar rupiah

Cara Membuat NIB Sebelum Mendirikan PT, Apakah Sulit? 

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah salah satu hal terpenting yang perlu dimiliki sebelum menjalankan kegiatan usaha dalam Perseroan Terbatas. Apa itu nomor NIB? NIB singkatan dari Nomor Induk Berusaha. Nomor NIB adalah Nomor Induk Berusaha yang menjadi identitas pelaku usaha dan diterbitkan oleh lembaga OSS. Setelah memiliki NIB, maka pelaku usaha bisa mengajukan izin lainnya, seperti Izin Usaha, Izin Komersial atau Izin Operasional sesuai dengan bidang usahanya masing-masing. 

Mengurus NIB tidaklah sulit. No NIB terdiri dari 13 digit angka dan juga merekam tanda tangan elektronik serta telah dilengkapi dengan pengamanan yang baik. Anda bisa mengurus NIB online melalui gadget yang Anda miliki di rumah, tanpa harus pergi ke kantor departemen apapun juga.

Tidak hanya berlaku untuk mendapatkan nomor izin usaha saja, NIB juga memiliki beberapa fungsi penting lain, seperti berikut: 

  • NIB dapat digunakan sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

  • NIB dapat digunakan sebagai Angka Pengenal Importir (API) 

  • NIB dapat digunakan sebagai hak akses kepabeanan

  • NIB juga sekaligus mendaftarkan pelaku usaha sebagai peserta jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan 

  • NIB dapat diproses secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun 

  • NIB berlaku selama pelaku usaha menjalankan usahanya dan tidak perlu melakukan pembaharuan data 

Untuk mendapatkan NIB Anda perlu melakukan pendaftaran melalui OSS. Apa itu OSS? OSS singkatan dari Online Single Submission. Singkatnya, OSS adalah sistem elektronik terintegrasi yang dikelola dan diselenggarakan oleh lembaga OSS untuk penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Ikuti langkah cara pembuatan NIB online 

Dalam pembuatan NIB, ada beberapa langkah yang perlu ditempuh dan dokumen yang perlu dilengkapi terlebih dahulu, sebagai berikut: 

Langkah 1: penentuan bentuk usaha 

Sebelum mendaftarkan usaha dan mendapatkan NIB, Anda perlu memahami terlebih dahulu bentuk usaha apa yang ingin Anda dirikan, apakah usaha perorangan, UMKM atau usaha dengan bantuan modal dalam negeri maupun modal asing. 

Langkah 2: kelengkapan persyaratan dokumen 

Banyak pelaku usaha bertanya-tanya, kenapa proses generate NIB gagal? Kelengkapan persyaratan dokumen adalah kunci dari keberhasilan generate NIB. Ketika ada salah satu dokumen Anda yang datanya tidak sinkron dengan dokumen lain, maka data akan ditolak dan Anda tidak akan mendapatkan NIB sampai data tersebut diperbaiki. Misalnya saja perbedaan penulisan nama di KTP dan NPWP, yang kemudian membuat data Anda menjadi tidak sinkron dan NIB gagal didapat. Untuk itu selalu pastikan data pada setiap dokumen Anda sinkron satu sama lain sebelum mendaftarkan usaha melalui platform OSS. 

Berikut adalah beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan terkait pengajuan usaha Anda: 

  1. Nomor KTP atau NIK. Nomor Induk Kewarganegaraan ini dibutuhkan untuk mendaftarkan penanggung jawab usaha, sehingga pastikan NIK yang diajukan adalah pendiri perusahaan bukan NIK orang lain. 

  2. Beberapa badan usaha seperti PT, yayasan, CV, koperasi, firma dan persekutuan perdata membutuhkan pengesahan badan usaha dari Kementerian Hukum dan HAM. Anda bisa mengajukan pengesahan ini melalui AHU online. 

  3. Dasar hukum pembentukan badan usaha apabila badan usaha berbentuk perum, perumda, badan layanan umum, lembaga penyiaran

  4. Menyertakan bukti pendaftaran kepesertaan Jamsostek atau BPJS Kesehatan 

  5. Surat pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) apabila berencana atau sudah menggunakan tenaga kerja asing 

Contoh NIB perseorangan

Untuk mendapatkan NIB jika Anda adalah perusahaan perseorangan, maka data yang dibutuhkan adalah sebagai berikut: 

  • Nama & NIK

  • Alamat Tinggal

  • Bidang Usaha

  • Lokasi Penanaman Modal

  • Besaran Rencana Penanaman Modal

  • Rencana Penggunaan Tenaga Kerja

  • Nomor Kontak Usaha

  • NPWP Pelaku Usaha perseorangan

  • Rencana Permintaan Fasilitas Fiskal, Kepabeanan dan/atau fasilitas lainnya

Berdasarkan Pasal 19 Peraturan BKPM Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pelayanan Berbasis Risiko, tentang kelengkapan data pelaku usaha non perorangan, maka data yang dibutuhkan untuk mendapatkan NIB adalah sebagai berikut: 

  • Nama badan usaha

  • Jenis bidang usaha

  • Status penanaman modal

  • Nomor akta pendirian atau nomor pendaftaran beserta pengesahannya

  • Alamat korespondensi

  • Besaran Rencana Penanaman Modal

  • Data pengurus dan pemegang saham

  • Negara Asal Penanaman Modal, jika terdapat penanaman modal asing

  • Maksud dan tujuan badan usaha

  • Nomor telepon badan usaha

  • Alamat email badan usaha

  • NPWP badan usaha

Saat semua dokumen telah disiapkan, maka Anda bisa membuat akun OSS melalui laman online oss.go.id dan memasukkan semua dokumen di sana. Setelah NIB dan Izin Usaha telah didapatkan, Anda bisa memulai kegiatan usaha dengan lebih lancar dan mengembangkannya menjadi lebih besar.

Gunakan layanan Easybiz untuk pendirian PT Perorangan usaha UMKM Anda!

Gambar corporate-solution

Corporate Solution: Solusi Pelaporan Dokumen Perusahaan Anda

Satu paket untuk memenuhi kewajiban pelaporan perusahaan Anda secara mudah, efisien, dan praktis dengan Easybiz. Dapatkan layanan:

  • ✔️

    Review Dokumen Legalitas Perusahaan

  • ✔️

    Konsultasi OSS, LKPM, Perizinan

  • ✔️

    Pelaporan LKPM 1 tahun

  • ✔️

    Riset Perizinan

  • ✔️

    dan lainnya

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami melalui tombol dibawah ini!

Konsultasi GratisPelajari Corporate Solution